Search
Close this search box.

Melestarikan Warisan Budaya: Ambarrukmo Hadirkan berKelana di Bali

Episode berKelana Ambarrukmo selanjutnya akhirnya berlabuh di Pulau Bali yang dikenal dengan pesona alam serta adat istiadatnya. berKelana di Bali digelar di Geo Open Space, Kerobokan pada Sabtu, 15 Juni 2024 dengan membawa berbagai Intellectual Property yang dimiliki Ambarrukmo seperti Kelana Lidah Jawa, Kelana Swara, serta Pasar Wiguna yang hadir dengan format yang lebih fresh.

Kedatangan Ambarrukmo di Bali kali ini juga menjadi sebuah ajang untuk memperkenalkan budaya Jawa dalam bentuk inovatif. Ambarrukmo sekaligus ingin merangkul lebih banyak anak muda untuk kembali lebih dekat dengan kesenian Jawa lewat medium musik, instalasi seni, serta berbagai aktivitas menarik lainnya.

Ambarrukmo juga turut menggandeng berbagai tokoh serta penggiat seni di Bali untuk ambil andil dalam gelaran berKelana di Bali, sehingga menciptakan sebuah harmoni yang selaras. Di samping itu, Ambarrukmo ingin menciptakan suasana baru di tengah hiruk pikuk Bali yang padat dengan adanya Kelana Swara, Kelana Lidah Jawa, dan Pasar Wiguna.

Ambarrukmo Hadirkan Ragam Kebudayaan Jawa dalam Ruang Kolaborasi Seni Inklusif dalam berKelana di Bali

Menghabiskan sunset hingga malam hari di berKelana di Bali bisa menjadi sebuah kenangan tak terlupakan untuk siapapun yang datang. Pengunjung yang datang bisa dengan leluasa berkeliling ke setiap sudut tempat dan juga tenan, sembari bercengkrama maupun saling bertemu sapa. 

Lantas, keseruan apa saja yang bisa ditemukan saat berkunjung ke berKelana di Bali nanti? Ini dia detil informasinya!

Pasar Wiguna

Pasar Wiguna

Saat datang pengunjung langsung disambut oleh Pasar Wiguna yang merupakan eco-cultural market dengan membawa lebih dari 15 jenama lokal dari berbagai industri mulai dari kuliner, fashion, kerajinan, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa mencoba berbagai variasi aktivitas meliputi:

  • Daur Baur – Cinta Bumi Artisan (Upcycled Craft)
  • Waras Laras – Teman Sayur (Meramu Pangan Organik)
  • Tata Kultura – Adi Natha (Workshop Melukis Aksara di lontar)
  • Temu Dengar – Ari “Semesta Mendukung”
  • Sinau Seni – Gung Ama (Vintage Photograph)
  • Kelana Anak – Toko Elami (Dolanan Anak)
  • Tata Kultura – Ubud Story Walk (Cultural Walking Tour)

Kelana Lidah Jawa

berkelana di bali
Kelana Lidah Jawa

Kelana Lidah Jawa merupakan buku kolaborasi antara Ambarrukmo dengan Chef Laire Siwi Mentari yang merupakan pakar di bidang kuliner sekaligus penulis. Dalam bukunya, Chef Laire menuliskan perjalanannya dalam menjelajahi berbagai kuliner tradisional Nusantara terutama pada kawasan Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. 

Baca Juga :   The Gateway of Java: Mengulik Kenikmatan Sajian Rasa di Tanah Mataram
kelana lidah jawa
Kelana Lidah Jawa

Pengunjung yang datang pada booth disuguhkan dengan instalasi bertajuk Pojok Sense of Taste yang berisi cuplikan bagian menarik dari buku Kelana Lidah Jawa. Tak hanya itu, pengunjung juga diajak untuk merasakan serta melihat langsung apa saja bahan-bahan yang digunakan pada proses pembuatan masakan yang ada di buku.

Adanya buku Kelana Lidah Jawa ternyata disambut hangat oleh para pengunjung. Sepanjang acara berjalan, ada banyak orang yang mencoba keseruan tebak rasa dar bahan masakan serta membawa pulang buku tersebut untuk memahami lebih dalam mengenai kisah kuliner tradisional Jawa.

Kelana Swara Ambarrukmo

berkelana di bali
Kelana Swara bersama Putu Septa

Kelana Swara Ambarrukmo adalah ruang kolaborasi antara musik populer dengan kontemporer yang bersinergi menggunakan instrumen digital. Sebelumnya, Kelana Swara telah merilis mini album berjudul “Obah-Osik” yang terinspirasi dari filosofi kesenian Jawa yakni Wiraga, Wirama, dan Wirasa.

Penampilan Kelana Swara di Bali akan diisi oleh DAAN, Putu Septa, dan juga Dimas Spinsugar. Nantinya, pengunjung akan dihibur lewat seleksi musik bergenre disko, funk, boogie, pop, daerah, hingga rare groove Nusantara medio 70-2000 an. Tujuan utama dari hadirnya Kelana Swara Ambarrukmo adalah memberikan warna baru bagi kesenian musik Jawa dan Nusantara, sehingga lebih digandrungi banyak anak muda.

Pada kesempatan ini, para tamu undangan dari Ambarrukmo Group juga berkesempatan untuk menikmati langsung berbagai Intellectual Property yang dimiliki Ambarrukmo, sehingga mendapatkan pengalaman yang berbeda sekaligus berkesan.

Tata Cara Berkunjung ke berKelana di Bali

Loyalty Program, MyAmbarrukmo

Acara berKelana di Bali dibuka untuk publik dan gratis. Ketika datang, pengunjung wajib melakukan redeem tiket melalui aplikasi MyAmbarrukmo, dengan cara seperti berikut:

  • Unduh aplikasi MyAmbarrukmo melalui PlayStore atau AppStore.
  • Registrasi akun dengan  mengisi informasi seperti nama lengkap, email, nomor WhatsApp, domisili, dan lain-lain, kemudian lakukan verifikasi akun dengan kode OTP yang dikirimkan melalui WhatsApp.
  • Pilih menu Event di halaman pertama, lalu pilih “berKelana di Bali
  • Klik tanggal “15 June” dan pilih “Select Ticket
  • Pastikan data yang terisi sudah sesuai dengan identitas, selanjutnya klik “Next
  • Terakhir, tunjukkan kode barcode yang muncul pada bagian My Ticket di meja registrasi venue.

Kami tunggu kedatanganmu 15 Juni 2024 nanti. Ikuti terus informasi terbaru mengenai berKelana di Bali melalui @ambarrukmo, @gatewayofjava, atau website Ambarrukmo.

Baca Juga :   Keseruan berKelana Semarang 2024, Ruang Kolaborasi Kuliner, Musik, hingga Berbelanja!

Dan, sampai jumpa di Bali!

Share the Post:

OTHER STORIES

The Gateway of Java menjadi gerbang untuk memperkenalkan semua sisi Yogyakarta dari dalam maupun luarnya. Ada berbagai

22 Juli 2024 menjadi sebuah momen spesial untuk GRAMM by Ambarrukmo, karena pada hari tersebut GRAMM Hotel

Tradisi malam Satu Suro menjadi sebuah adat sakral yang masih dipercaya masyarakat Jawa, terutama Yogyakarta dan Surakarta.

ARTJOG 2024 menjadi sebuah pameran seni yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Tahun 2024, ARTJOG mengambil tema Motif: