Search
Close this search box.

Pameran ARTJOG 2024: Manifestasi Ramalan dalam Menerka Masa Depan

Pameran ARTJOG 2024 resmi dibuka pada Jumat, 28 Juni 2024 sore di Jogja National Museum (JNM), Jalan Prof. DR. Ki Amri Yahya No.1, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Tema Motif: Ramalan yang diambil oleh ARTJOG memiliki makna tentang bagaimana kita berimajinasi tentang gambaran peristwa ataupun harapan yang akan terjadi di hari esok. 

Heri Pemad selaku founder serta Art Director ARTJOG 2024 mengungkapkan bahwa tahun ini dirinya fokus untuk mengangkat kearifan lokal Indonesia yang sejalan dengan tema pameran ARTJOG “Ramalan” seperti ilmu titen, syair, kidung, piwulang, jangka, dan sebagainya. Total terdapat 74 seniman yang terdiri dari 36 seniman anak dan 48 seniman dewasa individual.

ARTJOG 2024 turut menggandeng Agus Suwage dan Titarubi sebagai commissioned artist untuk menerjemahkan tema Motif: Ramalan menjadi sebuah instalasi seni yang imersif, interaktif, dan memukau. Keduanya menghadirkan berbagai objek karya seni yang bisa dirasakan seluruh panca indera manusia, terutama indera pendengaran yakni telinga sebagai ikon utamanya.

Motif: Ramalan, Sebuah Hipotesa akan Masa Depan dalam Berbagai Bentuk Kreatif di Pameran ARTJOG 2024

artjog 2024
ARTJOG 2024 Motif: Ramalan

Saat pertama kali masuk ke area utama pameran ARTJOG 2024, kita disambut akan sebuah instalasi seni yang menggunakan objek-objek trimatra sebagai sorotan utamanya. Dalam koridor sepanjang 26 meter, pengunjung bisa menikmati tujuh ruangan berbeda yang menghadirkan objek visual seperti tiang pelantang, pohon, lemari, dinding, rak, cermin, hingga bronjong. Tak lupa Agus Suwage menyisipkan “telinga” sebagai bentuk representasi akan ruang sosial manusia yang toleran pada kebisingan ataupun lenyapnya keheningan.

Baca Juga :   4 Rekomendasi Hotel dengan Kolam Renang di Jogja, dari Rooftop Pool hingga Garden View

Seniman kelahiran 1959 tersebut juga menegaskan bahwa karya seni yang ia tampilkan adalah bentuk dari sebuah ajakan untuk lebih banyak ‘mendengar dan merasakan’ melalui ‘telinga’, dalam menguji pengalaman kebertubuhan untuk memberi rasa kedalaman di diri masing-masing.

Titarubi turut menampilkan hasil penelitiannya yang mengambil fokus pada siklus tanaman padi. Wanita lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB ini, menggaungkan sebuah narasi kearifan lokal serta mengangkat mitos tentang Nyi Pohaci Sanghyang Asri.

Dalam budaya Sunda, Nyi Pohaci Sanghyang Asri merupakan sosok yang memuliakan tanaman padi. “Semua tumbuhan yang berguna bagi manusia berasal dari tubuh Dewi Padi: pojon kelapa dari kepala, rempah-rempah dari telinga, bunga-bunga dari rambut, buah-buahan dari payudara, pohon jati dan cendana dari lengan, dan aren serta enau dari alat kelamin,” ujar Titarubi.

Titarubi juga menyorot bagaimana mitos tentang “Mboyong Mbok Dewi Sri” yang merupakan tradisi di tanah Jawa bagi petani untuk membacakan doa pada saat mereka mulai panen padi. Ia menghadirkan rekaman doa pengiring ritual beserta sastra puja yang memuliakan spiritualitas bumi serta tanaman padi.

pameran artjog
ARTJOG 2024 Motif: Ramalan

Setelah melewati koridor tersebut, pengunjung akan disambut dengan ruang demi ruang yang menampilkan berbagai karya seni dari seniman lokal Indonesia. Pada pembukaan ARTJOG 2024 lalu, terdapat seniman lukis wayang dan kaca, Subandi Giyanto yang hadir untuk memperkenalkan sederet karyanya pada pameran ARTJOG 2024. 

Total terdapat 12 lukisan terbaru yang ia tampilkan pada ARTJOG Motif: Ramalan 2024. Lukisan-lukisan tersebut telah Subandi persiapkan sejak enam bulan yang lalu, yakni mulai dari November 2023. 

Ada juga sebuah instalasi seni yang menarik perhatian banyak pengunjung pada pameran ARTJOG 2024 yakni “Empat Puluh Malam dan Satunya Hujan”. Instalasi tersebut merupakan karya kolaborasi antara Nicholas Saputra, Happy Salma, dan alm. Gunawan Maryanto dalam mix media installation.

Pengunjung bisa mendengarkan langsung Nicholas Saputra serta Happy Salma sebagai narator, membacakan Serat Centhini yang merupakan terjemahan dari karya Elizabeth D Inandiak (2002). 

Tentang Pameran ARTJOG 2024

pameran artjog
ARTJOG 2024 Motif: Ramalan

Pameran ARTJOG 2024 dibuka mulai tanggal 28 Juni – 1 September 2024 dengan jam operasional mulai pukul 10.00-21.00 WIB. Tiket masuk ke ARTJOG 2024 dikenakan biaya sebesar Rp75.000 untuk dewasa dan anak-anak (6-15 tahun) Rp50.000 yang tersedia di beberapa ticket box serta pembelian langsung di venue.

Tahun 2024 ini, ARTJOG juga menggandeng Hendro Wiyanto yang akan menjadi tim kurator seni hingga tahun 2025 mendatang. Di samping itu, ARTJOG juga sudah mempersiapkan sederet program seru lainnya seperti Young Artist Award, ARTJOG Kids, performa•ARTJOG, Exhibition Tour, Meet the Artist, Artcare, serta Jogja Art Weeks.

Baca Juga :   Daftar Hotel Dekat Mall Jogja, Buat Staycation Semakin Seru

Lokasi ARTJOG 2024

Pengunjung bisa datang langsung ke lokasi pameran ARTJOG 2024 yang berada di Jogja National Museum, Jalan Prof. DR. Ki Amri Yahya No.1, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Untuk menuju ke lokasi, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi, taksi online, maupun transportasi umum seperti TransJogja.

ART TRIP ke ARTJOG 2024 bersama Ambarrukmo!

Buat liburan ke Jogja semakin seru dengan ART TRIP bersama Ambarrukmo! Merayakan kemeriahan ARTJOG 2024, Ambarrukmo menyediakan dua pilihan paket untuk kamu yang berencana berkunjung ke Jogja selama periode 28 Juni-1 September 2024. 

Liburan ke JogjakARTa di GRAMM by Ambarrukmo

pameran artjog
GRAMM by Ambarrukmo

GRAMM by Ambarrukmo menyambut euforia ARTJOG 2024 dengan mengadakan aktivasi Liburan ke JogjakARTa. Mulai dari Rp1.100.000 wisatawan bisa menginap di kamar tipe Deluxe Room (2D1N), mendapatkan 2 tiket ARTJOG, gift voucher Rp50.000 di Timezone, dan diskon 10% F&B di SMARA Restaurant. Jangan lewatkan kesempatan spesial ini dan pilih pesan ART TRIP package bersama GRAMM sekarang!

ARTCATION di PORTA by Ambarrukmo

pameran artjog
PORTA by Ambarrukmo

PORTA merupakan hotel bintang 3 terbaik yang mengusung konsep Modern Urban Lifestyle dengan lokasinya yang berada di tengah kota Jogja. Kali ini, PORTA mengajak wisatawan untuk berlibur lebih praktis dalam ARTCATION dengan berbagai pilihan paket ART TRIP mulai dari Rp830.000 saja.

Deluxe Room (2D1N)Premiere Room (2D1N)Suite Room (2D1N)
Rp830.000Rp980.000Rp1.450.000

Pakert ART TRIP di atas termasuk fasilitas sarapan untuk 2 pax serta 2 tiket masuk ARTJOG 2024. Yuk, pilih paket favoritmu dari PORTA by Ambarrukmo!

Informasi terbaru mengenai ARTJOG bisa didapatkan lewat Instagram @artjog.id. Nantikan beragam update mengenai wisata, budaya, akomodasi, hingga event yang ada di Jogja dengan mengikuti Instagram @ambarrukmo, YouTube Ambarrukmo serta website resmi Ambarrukmo

Baca Juga :   6 Rekomendasi Restoran Fine Dining Jogja, Buat Momen Dinner Kian Romantis dengan Pasangan
Share the Post:

OTHER STORIES

The Gateway of Java menjadi gerbang untuk memperkenalkan semua sisi Yogyakarta dari dalam maupun luarnya. Ada berbagai

22 Juli 2024 menjadi sebuah momen spesial untuk GRAMM by Ambarrukmo, karena pada hari tersebut GRAMM Hotel

Tradisi malam Satu Suro menjadi sebuah adat sakral yang masih dipercaya masyarakat Jawa, terutama Yogyakarta dan Surakarta.

ARTJOG 2024 menjadi sebuah pameran seni yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Tahun 2024, ARTJOG mengambil tema Motif: