pameran kontemporer hamong nagari

Pameran Kontemporer ‘Hamong Nagari’, Membuka Sejarah Busana Aparatur Nagari dari Keraton Yogyakarta

Ada banyak cara menyenangkan untuk mengenali sejarah dan budaya Yogyakarta. Inilah yang dihadirkan oleh Keraton Yogyakarta dalam pameran kontemporernya dengan tajuk ‘Hamong Nagari’. Pameran tersebut secara resmi dibuka pada Jumat, 7 Maret 2025 di Kagungan Dalem Pagelaran Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Pembukaan pameran tersebut bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kenaikan Takhta Sri Sultan Hamengku Buwono X ke-36. Pengunjung menyaksikan langsung 15 jenis busana Aparatur di Keraton Yogyakarta yang diiringi accapella Yogyakarta Royal Choir.

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa Aparatur Nagari merupakan representasi dari harmoni antara kepemimpinan dan rakyat. Sama halnya dengan ajaran “Manunggaling Kawula Lan Gusti” yang berarti menjadi jembatan perantara kepemimpinan dengan pengabdian. 

Pembukaan Pameran Hamong Nagari | Source: Release Resmi Keraton Yogyakarta

Pameran kali ini mengangkat makna mendalam dari busana aparatur nagari, yang tidak hanya berfungsi sebagai pakaian, tetapi juga mencerminkan struktur sosial, pangkat, serta filosofi yang melekat dalam budaya Keraton Yogyakarta.

Ketika pembukaan pameran berlangsung, terdapat peragaan langsung berbagai busana Aparatur Nagari Ngayogyakarta yang direpresentasikan oleh 74 abdi dalem di 15 kelompok berbeda. Melalui pameran ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami filosofi dan tata aturan yang terkandung dalam busana Abdi Dalem, serta bagaimana nilai-nilai tersebut masih relevan dalam kehidupan budaya saat ini.

Momen Ulang Tahun Kenaikan Takhta Sri Sultan Hamengku Buwono X juga dimeriahkan dengan Simposium Internasional Budaya Jawa. Acara tersebut diselenggarakan pada 12-13 April 2025 di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang dapat ditonton secara langsung maupun daring. 

Tentang Pameran Kontemporer ‘Hamong Nagari’

Pembukaan Pameran Hamong Nagari | Source: Release Resmi Keraton Yogyakarta

Pameran Hamong Nagari dibuka untuk umum selama lima bulan berturut-turut. Pembelian tiket dapat dilakukan langsung (offline) melalui loket yang sudah tersedia di area Keraton. Di dalam area Kompleks Kedhaton Yogyakarta, pengunjung juga bisa menikmati seluruh bangunan arsitektur Keraton Yogyakarta yang masih berdiri kokoh sejak ratusan tahun silam. Di bawah ini adalah informasi terbaru mengenai Pameran Hamong Nagari:

Baca Juga :  Rekomendasi Restoran Hotel Jogja dengan Pilihan Menu Beragam, dari Asia hingga Western
Tiket MasukDomestik Dewasa Rp15.000Mancanegara Dewasa Rp25.000Mancanegara Anak Rp20.000
Periode 8 Maret 2025 hingga 17 Agustus 2025
Jam Berkunjung08.30-14.00 WIB
LokasiKompleks Kedhaton Keraton Yogyakarta

Nantikan beragam update mengenai wisata, budaya, akomodasi, hingga event yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya dengan mengikuti Instagram @ambarrukmo, YouTube Ambarrukmo, serta website resmi Ambarrukmo.

Share the Post:
OTHER STORIES
Jamu
Jamu adalah bagian dari tradisi pengobatan dan pemeliharaan kesehatan masyarakat Indonesia yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Tari Tradisional Jogja Bedhaya
Tari tradisional adalah seni tari yang diwariskan dan berkembang dalam suatu masyarakat melalui keluarga, komunitas, maupun lingkungan
Joglo Sinom
Joglo Sinom adalah salah satu variasi bangunan Joglo dalam arsitektur tradisional Jawa yang dikenali melalui susunan atap
Keris Jawa

Keris adalah senjata tikam tradisional yang memiliki bentuk khas, terutama pada bilahnya yang tidak simetris dan pada