land of ideas 2024

Land of Ideas 2024 “Personal Best, Does it Matter?”: Ungkap Aspek Penting dari Olahraga Lari Tak Sekadar Fisik dan Kecepatan

Land of Ideas 2024 sukses terselenggara pada Sabtu, 21 September 2024 di VRTX Compound Space Yogyakarta dengan mengusung tema utama olahraga lari yang mengangkat topik “Personal Best, Does it Matter?”. Ambarrukmo melihat bahwa saat ini olahraga lari telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak anak muda, terutama di Yogyakarta. 

Secara umum Land of Ideas merupakan sebuah platform inklusif untuk mewadahi berbagai insan kreatif masa kini dari banyak lini industri. Pada Land of Ideas 2024, Ambarrukmo juga berkolaborasi bersama Selow Runners sebagai community-partner sekaligus VRTX Compound Space mengajak lebih banyak anak muda serta para pelari pemula untuk ikut andil dalam acara “Saturday Striders”. 

Saturday Striders | Land of Ideas x VRTX

Acara dimulai pagi hari dengan agenda “Morning Run” yang melewati rute 5 kilometer dari Margo Utomo, Malioboro, Kotabaru, dan juga Tugu Paal Putih. Kemudian disambung dengan sesi Talks dari Land of Ideas yang turut mengundang Datu Agung selaku Professional Running Coach, Saskia Fika sebagai Nutrisionist, dan juga Irma E Paramita sebagai moderator untuk mengedukasi lebih banyak running enthusiast yang hadir.

Fenomena gerakan hidup sehat lewat olahraga lari sebenarnya mulai kembali masif dalam beberapa tahun belakangan. Peran media sosial dan juga lingkungan anak muda saat ini memiliki peran besar untuk membuat tren olahraga menjadi naik. Tujuan utama dari Land of Ideas 2024 adalah untuk mengajak lebih banyak anak muda untuk memahami fundamental utama dalam olahraga lari, sehingga bisa mendapatkan Personal Best (PB) yang sesuai memaksimalkan kemampuan diri.

Berdasarkan pemaparan dari Coach Datu Agung, lari merupakan olahraga yang sangat personal dan memiliki perlakuan berbeda-beda untuk tiap individu. “Hanya ada dua musuh utama ketika memulai olahraga lari, diri kita dan waktu. Mencoba untuk konsisten dan disiplin itu memang tidak mudah, tapi kalau sudah mulai terasa ‘tertantang’ kita bisa mulai untuk memilih trainning plan dan periodesasi latihan yang benar,” ungkap Datu Agung.

Baca Juga :  Kick Off Meeting Ambarrukmo Group 2025: Meningkatkan Sense of Belonging untuk Kesuksesan Bersama
Land of Ideas 2024

Selain itu, pelari juga harus memahami bahwa tak hanya teknis lari yang perlu dipelajari, namun menjaga nutrisi & hidrasi dari dalam juga sangat dibutuhkan. Saskia Fika selaku nutrisionist juga menggaris bawahi bahwa pelari harus secara rutin melakukan cek hidrasi sebelum beraktivitas, terutama race agar terhindar dari hal-hal yang fatal.

“Tidak hanya persiapan pra-lari saja yang penting, tapi juga diingat bahwa setelah lari pun terdapat ‘Golden Window’ yang harus dioptimalkan. Golden Window itu adalah kondisi metabolisme tubuh sedang ada di fase terbaiknya. Periode ini terjadi 30-45 menit setelah lari, setelahnya para pelari bisa mengkonsumsi karbohidrat sederhana seperti pisang, semangka, atau susu,” tambah Saskia.

Suksesnya acara Land of Ideas 2024 merupakan sebuah hasil kolaborasi dan dukungan banyak pihak seperti Selow Runners, Nike, Mawa Apparel, RAYS Sportindo, Unstoppable Culture Eyewear, nugnau+atelier, JRNY Modular & Folks, dan Pizza Times. Informasi lengkap tentang agenda Land of Ideas 2024 dapat diakses langsung melalui Instagram @landofideas.id.

Nantikan beragam update mengenai wisata, budaya, akomodasi, hingga event yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya dengan mengikuti Instagram @ambarrukmo, YouTube Ambarrukmo, serta website resmi Ambarrukmo.

Share the Post:
OTHER STORIES

Ada banyak event Juni Jogja 2026 yang sudah menanti di depan mata. Juni tahun ini terasa begitu

Candi Sewu: Salah Satu Kompleks Candi Terbesar
Tersusun dari ratusan bangunan candi dengan tata letak yang simetris, situs ini tidak hanya menarik dari sisi
Festival Lampion Waisak Borobudur
Festival Lampion Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, adalah tradisi perayaan Hari Raya Waisak yang berlangsung di kawasan
Candi Borobudur
Tersusun dari jutaan balok batu dengan ribuan relief dan ratusan arca Buddha, candi ini tidak hanya memukau