Mengungkap Filosofi dan Kekayaan Makna dari Koleksi Wayang Museum Ambarrukmo

Museum Ambarrukmo menjadi tempat bersejarah yang menyimpan berbagai warisan leluhur nusantara, salah satunya adalah wayang. Penuh dengan cerita apik dan sarat akan makna kehidupan merupakan kalimat yang tepat untuk menggambarkan seni wayang. Ibarat sebuah mantra, pesan moral yang disampaikan oleh para dalang bisa diingat dengan mudah oleh penontonnya.

Wayang berasal dari kata dalam bahasa Jawa yang berarti bayangan, mencerminkan sifat-sifat yang ada dalam jiwa manusia. Di dalam Museum Ambarrukmo, terdapat 1 ruangan khusus yang berfungsi sebagai galeri dan penyimpanan wayang. Dalam ruangan ini, tersimpan berbagai tokoh pewayangan populer yang sering kali muncul dalam pengisahan cerita pewayangan. Di antara koleksi tersebut, terdapat satu koleksi wayang istimewa yang disimpan terpisah yaitu Wayang Sri Sultan Hamengkubuwana VII.

Baca Juga: Kelana Lidah Jawa, Eksplorasi Kuliner Otentik Nusantara Melalui Rasa dan Sastra

Seorang tokoh penting yang sangat berjasa dalam menjaga lahir batin Ambarrukmo. Beliau merupakan tokoh yang menginisiasi beberapa kesenian di Yogyakarta, seperti Pedalangan (Habirandha) dan Tari (Kridha Beksa Wirama).

Menurut cerita, semasa hidupnya dulu Sri Sultan Hamengkubuwana VII mengumpulkan para abdi dalemnya yang mahir dalam pewayangan untuk menyusun sebuah buku panduan bagi dalang. Buku ini kemudian menjadi acuan bagi dalang-dalang dalam pertunjukan wayang sampai saat ini. 

Bergeser tidak jauh dari wayang Sri Sultan Hamengku Buwono VII, terdapat kotak wayang yang dirancang mengikuti identitas gamelan Kiai Yasa Arum, yang juga merupakan bagian tidak terpisahkan dari koleksi di Museum Ambarrukmo.

Menilik Lebih dalam Koleksi Wayang di Museum Ambarrukmo

museum ambarrukmo
Wayang Kulit

Kotak ini bukan hanya digunakan sebagai tempat penyimpanan wayang, namun juga sebagai media untuk menjaga kondisi wayang jika tidak digunakan untuk acara. Seperti terhanyut dalam kemagisan, mata kita akan terkesima oleh detail ukiran dan warna yang menghiasi Kotak Wayang ini. Setiap ukiran dan warna yang terdapat pada kotak ini memiliki filosofi dan makna yang mendalam. 

Ukiran bunga kenangan yang ada pada penutup kotak ini melambangkan pentingnya mengenang dan menghargai segala warisan tradisi, kesenian, kebudayaan, dan ilmu spiritual yang ditinggalkan oleh leluhur kita. Warna-warna yang dipilih untuk melukis kotak wayang ini bukanlah kebetulan.

Setiap warna mencerminkan visi dan misi Ambarrukmo: Hijau melambangkan kesuburan, mencerminkan kehidupan yang subur dan penuh makna. Emas melambangkan keagungan, memancarkan keindahan dan kemewahan. Sedangkan merah melambangkan keberanian, menginspirasi untuk menghadapi tantangan dan meraih impian. Dominasi ukiran sulur bermotif lung-lungan yang bermakna lung-tinulung antar sesama manusia, serta melambangkan kekayaan vegetasi Ambarrukmo pada zaman dahulu. 

Baca Juga: Museum Batik Yogyakarta: Kolase Warisan Leluhur dalam Berbagai Motif dan Corak

Bergerak lebih jauh membahas tentang wayang, salah satu komponen penting yang tidak bisa dilepaskan dari wayang adalah Kayon/Gunungan. Kayon/Gunungan sebagai pertanda untuk membuka dan menutup sebuah jalan cerita di pewayangan juga bisa diartikan menjadi sebuah babak pembuka sekaligus menjadi pintu gerbang untuk mengenal kehidupan Jawa, The Gateway of Java

Hari Wayang Nasional 2023 merupakan sebuah momentum yang tepat untuk mengenal kembali nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam pewayangan yang identik dengan ajakan untuk selalu berbuat baik dan melawan kejahatan. Memayu Hayuning Bebrayan Agung.

Wilujeng amengeti dinten Ringgit dhumateng para sutresna budaya Jawi.  

Share the Post:

OTHER STORIES

Memilih hotel yang nyaman menjadi hal penting yang harus diperhatikan para traveller sebelum berlibur Jika Jogja menjadi

Yogyakarta merupakan paket lengkap untuk wisatawan yang mencari berbagai tujuan wisata budaya sejarah hingga berbelanja Ada banyak

Kedhaton Ambarrukmo adalah satu dari sekian bangunan bersejarah bagi pemerintahan Yogyakarta yang menyimpan banyak cerita dan jejak

Royal Ambarrukmo Yogyakarta tak hanya menjadi hotel bintang 5 terbaik di Jogja namun dikenal juga sebagai cagar