Collaborative Space Jogja: Ruang untuk Berkreasi dan Berkolaborasi

Collaborative space di Yogyakarta menjadi pilihan ruang untuk berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan kreatif, pertemuan komunitas, workshop, hingga penyelenggaraan event. Ruang ini memungkinkan individu dan komunitas untuk bertukar ide, membangun koneksi, serta menciptakan pengalaman kolaboratif.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah PORTA by Ambarrukmo, yang menggabungkan konsep hospitality dan lifestyle dengan ruang untuk berbagai aktivitas kolaboratif. Mulai dari pameran, workshop, community event, hingga kegiatan kreatif lainnya, PORTA by Ambarrukmo dapat menjadi tempat untuk bertemu, berkreasi, dan mengeksplorasi ide baru.

Mengenal Collaborative Space di Yogyakarta

Ruangan Dewa Ruci PORTA by Ambarrukmo
Meeting Room PORTA by Ambarrukmo

Collaborative space adalah ruang yang dirancang untuk mempertemukan individu, komunitas, kreator, brand, hingga penyelenggara acara dalam berbagai aktivitas bersama. Di Yogyakarta, konsep ini dapat dimanfaatkan untuk mengadakan workshop, pameran, diskusi, peluncuran produk, hingga kegiatan komunitas yang mendorong pertukaran ide dan kolaborasi kreatif.

Meski sama-sama menyediakan ruang untuk beraktivitas, collaborative space memiliki fungsi yang lebih fleksibel dibandingkan ruang kerja atau tempat acara konvensional. Berikut beberapa perbedaannya:

  • Collaborative space: Mengutamakan interaksi, pertukaran ide, dan kolaborasi melalui berbagai aktivitas kreatif, komunitas, maupun acara.
  • Coworking space: Berfokus pada penyediaan ruang kerja bersama bagi individu atau tim, biasanya dilengkapi meja kerja, internet, dan fasilitas penunjang produktivitas.
  • Meeting room: Digunakan terutama untuk rapat, diskusi, presentasi, atau pertemuan formal dengan kebutuhan ruang dan fasilitas yang lebih spesifik.
  • Venue event konvensional: Umumnya digunakan untuk menyelenggarakan acara dengan susunan dan kebutuhan yang telah ditentukan, seperti seminar, konferensi, pernikahan, atau perayaan.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Collaborative Space

Collaborative space - Roadstead PORTA by Ambarrukmo
Roadstead PORTA by Ambarrukmo

Collaborative space di Yogyakarta dapat digunakan untuk berbagai kegiatan kreatif, mulai dari workshop, pameran, hingga acara komunitas. Fleksibilitas ruang memungkinkan penyelenggara menyesuaikan tata letak dan suasana dengan konsep acara, jumlah peserta, serta bentuk interaksi yang ingin dibangun.

Workshop dan Creative Class

Collaborative space dapat dimanfaatkan untuk mengadakan workshop kreatif, kelas komunitas, diskusi, hingga aktivitas berbasis keterampilan. Tata letak ruang yang fleksibel membantu penyelenggara menyesuaikan kebutuhan kegiatan, baik untuk sesi praktik kelompok maupun diskusi interaktif.

Baca Juga :  11 Tempat untuk Rayakan Malam Tahun Baru 2025 di Jogja dengan Pesta Kembang Api

Di PORTA by Ambarrukmo, kegiatan seperti kelas merangkai bunga, workshop meracik parfum, dan creative talks pernah menjadi bagian dari program kolaborasi. Aktivitas tersebut mempertemukan peserta dengan praktisi kreatif sekaligus membuka kesempatan untuk bertukar ide dan pengalaman.

Exhibition dan Pop-Up Event

Collaborative space juga dapat digunakan untuk menyelenggarakan pameran seni, pop-up market, aktivasi brand, hingga product showcase. Format ini memungkinkan kreator dan pelaku usaha memperkenalkan karya atau produk secara langsung sekaligus membangun interaksi dengan pengunjung.

Salah satu contohnya adalah PORTA by Ambarrukmo yang pernah menjadi lokasi pameran Art Is All Around 3, menampilkan karya lebih dari 100 seniman di area lobi dan rooftop. PORTA juga menyelenggarakan pameran fotografi eksperimental Somewhere Blue karya Nia Nanoka di What The Deck! Rooftop pada September–Oktober 2026.

Community Gathering dan Creative Event

Untuk kegiatan komunitas, collaborative space dapat menjadi tempat mengadakan gathering, talkshow, sesi networking, pertunjukan musik, hingga acara perayaan. Suasana yang lebih santai dapat mendorong peserta berinteraksi secara natural, bertukar perspektif, dan membangun koneksi baru.

Di PORTA by Ambarrukmo, area What The Deck! Rooftop pernah digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti community talks, music gigs, meet and greet, yoga, serta creative gatherings. Dengan suasana rooftop dan area duduk yang nyaman, ruang ini dapat mendukung kegiatan yang menggabungkan interaksi sosial dengan pengalaman kreatif.

PORTA by Ambarrukmo sebagai Collaborative Space

Area Rooftop PORTA by Ambarrukmo
WhatTheDeck! PORTA by Ambarrukmo

PORTA by Ambarrukmo merupakan hotel dengan konsep modern urban lifestyle yang tidak hanya berfokus pada pengalaman menginap, tetapi juga membuka ruang bagi komunitas, kreator, dan pelaku industri gaya hidup untuk berkolaborasi. 

Melalui berbagai program yang melibatkan komunitas dan pihak eksternal, PORTA mengembangkan konsep living space yang mempertemukan seni, musik, kreativitas, dan aktivitas sosial. Hal ini terlihat dari rangkaian acara yang pernah diselenggarakan, mulai dari pameran seni, pop-up market, talks, hingga pertunjukan musik.

Untuk mendukung berbagai kebutuhan tersebut, PORTA menyediakan beberapa area dengan karakter dan fungsi yang berbeda. Setiap ruang dapat dipertimbangkan sesuai dengan jenis kegiatan, jumlah peserta, dan suasana acara yang ingin dibangun.

  • What The Deck! Rooftop: Berada di lantai 11 dengan suasana rooftop yang santai dan pemandangan kota. Area ini dapat digunakan untuk creative gathering, workshop, pameran, acara komunitas, music gigs, community talks, hingga perayaan. Kapasitasnya sekitar 150 orang untuk kegiatan kreatif, sedangkan halaman fasilitas bar memiliki kapasitas hingga 50 orang. 
  • Roadstead: Area community space di lobi yang mendukung suasana pertemuan lebih kasual. Area ini menyediakan pilihan kopi, teh, dan pastry, sehingga dapat menjadi tempat untuk berbincang, bertukar ide, atau membangun koneksi. Detail kapasitas dan ketentuan penggunaan untuk acara khusus perlu dikonfirmasi kepada pihak hotel. 
  • Mini Ballroom: Ruang serbaguna untuk acara yang membutuhkan pengaturan lebih formal, seperti seminar, presentasi, workshop, atau kegiatan komunitas berskala lebih besar. Kapasitasnya mencapai 250 orang dalam pengaturan theatre, 150 orang dalam pengaturan classroom, dan 100 orang untuk banquet. Fasilitas yang tersedia mencakup LCD proyektor, layar, sound system, mikrofon, flip chart, serta akses internet. 
  • Ruang meeting: Pasopati, Dewa Ruci, Bima Suci, dan Arung Samudera: Empat ruang ini dapat menjadi pilihan untuk rapat, diskusi kelompok, pelatihan, atau kegiatan kolaboratif dengan suasana lebih terfokus. Masing-masing memiliki fasilitas pendukung, seperti proyektor, layar, sound system, mikrofon, flip chart, perlengkapan rapat, dan akses internet. Kapasitasnya berbeda sesuai tata letak; pengaturan theatre dapat menampung hingga 80 orang per ruang.
Baca Juga :  Gala Dinner di Jogja: Konsep Acara dan 3 Rekomendasi Venue

Tips Memilih Collaborative Space untuk Event

What The Deck! PORTA by Ambarrukmo
WhatTheDeck!

Memilih collaborative space untuk event perlu disesuaikan dengan tujuan kegiatan, jumlah peserta, dan pengalaman yang ingin dihadirkan. Ruang yang tepat tidak hanya mendukung kelancaran acara, tetapi juga membantu membangun interaksi dan suasana yang sesuai dengan karakter kegiatan.

Sebelum menentukan venue, ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan agar ruang yang dipilih sesuai dengan kebutuhan acara.

  • Kapasitas ruang: Sesuaikan kapasitas venue dengan jumlah peserta agar kegiatan tetap nyaman. Untuk workshop kecil, ruang yang lebih intimate dapat mendukung interaksi, sedangkan pameran atau acara komunitas membutuhkan area yang lebih luas.
  • Fleksibilitas tata letak: Pastikan ruang dapat disesuaikan dengan format acara, seperti pengaturan meja untuk workshop, kursi untuk diskusi, atau area terbuka untuk pameran dan pop-up event.
  • Fasilitas pendukung: Periksa ketersediaan Wi-Fi, proyektor, layar, sound system, mikrofon, dan perlengkapan lain sesuai kebutuhan kegiatan. Untuk workshop praktik atau pameran, pertimbangkan juga kebutuhan listrik dan ruang untuk menampilkan karya atau produk.
  • Akses dan lokasi: Pilih venue yang mudah dijangkau peserta, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Pertimbangkan juga ketersediaan parkir dan akses menuju lokasi acara.
  • Ambience dan karakter ruang: Sesuaikan suasana venue dengan konsep acara. Rooftop dapat mendukung gathering santai atau acara komunitas, sementara ruang indoor lebih sesuai untuk presentasi, diskusi terstruktur, dan workshop yang membutuhkan konsentrasi.
  • Konsumsi dan layanan tambahan: Jika acara berlangsung selama beberapa jam, pertimbangkan pilihan makanan dan minuman serta kemungkinan paket konsumsi dari venue. Pastikan ketentuan pemesanan dan layanan yang tersedia dikonfirmasi terlebih dahulu.
  • Durasi dan biaya penggunaan: Tanyakan durasi sewa, waktu persiapan dan pembongkaran, biaya tambahan, serta ketentuan perpanjangan waktu agar anggaran dan jadwal acara dapat direncanakan dengan baik.
  • Dukungan tim venue: Pastikan pihak venue dapat membantu kebutuhan teknis, penataan ruang, dan koordinasi selama acara. Dukungan ini penting terutama untuk kegiatan yang melibatkan peralatan khusus atau susunan acara yang kompleks.
Baca Juga :  PORTA by Ambarrukmo Luncurkan Pameran “Wild Bloom” untuk Rayakan Lebaran Seni

FAQ

Apa itu collaborative space?

Collaborative space adalah ruang yang dirancang untuk mempertemukan individu, komunitas, kreator, brand, dan penyelenggara acara dalam berbagai aktivitas bersama. Ruang ini dapat digunakan untuk bertukar ide, membangun koneksi, serta mengembangkan kreativitas melalui kegiatan seperti workshop, pameran, diskusi, dan acara komunitas.

Apa saja kegiatan yang bisa dilakukan di collaborative space?

Ada beragam kegiatan yang dapat diselenggarakan di collaborative space, bergantung pada karakter dan fasilitas venue. Beberapa di antaranya meliputi:
Workshop dan kelas kreatif
Pameran seni dan product showcase
Pop-up market dan aktivasi brand
Diskusi, talkshow, dan sesi networking
Community gathering dan pertunjukan musik
Peluncuran produk serta acara komunitas

Apakah PORTA bisa digunakan untuk workshop dan exhibition?

Ya, PORTA by Ambarrukmo menyediakan ruang yang dapat digunakan untuk kegiatan seperti workshop dan exhibition. What The Deck! Rooftop, misalnya, pernah digunakan untuk pameran seni, kelas yoga, community talks, dan berbagai kegiatan kreatif. Untuk acara yang membutuhkan fasilitas presentasi dan tata ruang lebih formal, tersedia pula Mini Ballroom dan ruang meeting.

Apakah collaborative space bisa digunakan untuk community event?

Ya, collaborative space dapat digunakan untuk community event, seperti gathering, diskusi, networking, pertunjukan musik, dan aktivitas kreatif lainnya. PORTA by Ambarrukmo juga secara aktif berkolaborasi dengan komunitas dan pihak eksternal melalui kegiatan seperti mini exhibition, pop-up market, talks, dan music gigs

Bagaimana cara menggunakan atau melakukan reservasi space di PORTA?

Anda dapat menghubungi tim PORTA by Ambarrukmo untuk mendiskusikan konsep acara, kebutuhan ruang, kapasitas, fasilitas, dan ketersediaan jadwal. Untuk informasi awal, Anda dapat mengakses halaman Meetings & Events PORTA by Ambarrukmo⁠.

Memilih collaborative space di Yogyakarta dapat menjadi langkah tepat untuk menciptakan acara yang lebih interaktif, kreatif, dan berkesan. Mulai dari workshop, pameran, hingga community gathering, setiap kegiatan membutuhkan ruang dengan karakter dan fasilitas yang sesuai.

PORTA by Ambarrukmo menawarkan pilihan ruang untuk mendukung beragam aktivitas tersebut, menggabungkan konsep hospitality dan lifestyle dalam satu destinasi. Sesuaikan pilihan ruang dengan kebutuhan acara Anda dan hubungi tim PORTA untuk mendapatkan informasi mengenai fasilitas, kapasitas, serta reservasi.

Jangan lewatkan berbagai informasi terkini seputar wisata, budaya, dan event di Jogja bersama Ambarrukmo melalui Instagram @ambarrukmo atau kunjungi website resmi Ambarrukmo.

Share the Post:
OTHER STORIES
Community Event Plaza Ambarrukmo
Mall dapat menjadi pilihan venue untuk berbagai acara, mulai dari exhibition, bazaar, pop-up event, brand activation, workshop,
Venue hotel dapat menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan acara, mulai dari meeting dan workshop hingga gathering dan
Ibob Hariyatmoko

Harapan adalah sekuat-kuatnya pegangan di tengah ketidakpastian. Dengannya kita bisa menjalani hari ini sepenuh-penuhnya sebagai ikhtiar menitipkan

Intimate Wedding di Royal Ambarrukmo
Intimate wedding di Jogja menjadi pilihan bagi pasangan yang ingin merayakan pernikahan dalam suasana hangat, sakral, dan