pasar wiguna sukaria

Pasar Wiguna Sukaria: Merayakan Keberagaman Komunitas di Yogyakarta

Pasar Wiguna kembali menyapa Kawan Pasar melalui penyelenggaraan ke-102 yang mengusung tajuk “Pasar Wiguna Sukaria”, yang diselenggarakan pada Minggu Pon, 26 April 2026, di VRATA Hotel Kalasan. Mengusung semangat kolaborasi lintas komunitas, acara ini menjadi ruang temu kreatif yang menghadirkan beragam aktivitas interaktif bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. 

Edisi Sukaria menjadi momentum untuk penyelenggaraan Pasar Wiguna di luar kawasan Ambarrukmo. Kolaborasi dengan VRATA Hotel, salah satu properti hotel Ambarrukmo Grup, menghadirkan pengalaman baru sekaligus memperluas jangkauan pengunjung hingga ke wilayah timur Yogyakarta, yaitu Kalasan dan sekitarnya. Dengan konsep pasar artisan yang menggabungkan elemen komunitas, seni, dan gaya hidup, Pasar Wiguna terus berkembang sebagai ruang kolaboratif yang relevan dengan dinamika kreatif di Yogyakarta.

Mengangkat tema “Sukaria”, Pasar Wiguna mengajak pengunjung untuk menikmati kebersamaan, berbagi pengalaman, serta membangun relasi dalam suasana akhir pekan yang hangat. Tidak hanya sebagai ruang transaksi, Pasar Wiguna juga menghadirkan pengalaman yang lebih menyeluruh melalui pendekatan wellness, local, dan less waste.

CherryPop Festival, Komunitas Sepeda, hingga Seni Kompak Bersinergi di Pasar Wiguna Sukaria

CherryPop x Pasar Wiguna Sukaria

Keterlibatan berbagai komunitas menjadi daya tarik utama Pasar Wiguna Sukaria. Sejumlah komunitas yang turut berpartisipasi antara lain CherryPop Festival, Doodle Indonesia Chapter Yogyakarta, Klub Buku Yogyakarta, Sekelana, Jogja Women Cyclists, serta 26RUN.

Beragam aktivitas dimulai sejak pagi hari dengan Sunday Morning Walk bersama Sekelana yang mengajak peserta berjalan di kawasan Candi Kalasan. Kegiatan ini dipadukan dengan nuansa budaya melalui penggunaan kain kebaya, sehingga menghadirkan pengalaman yang unik sekaligus memperkuat identitas lokal.

Sekelana x Pasar Wiguna Sukaria

Pasar Wiguna juga menghadirkan berbagai aktivitas yang berfokus pada gaya hidup, seperti lokakarya content creator bersama VOKS Radio serta layanan cek kesehatan dan kulit yang banyak diminati pengunjung. Selain itu, kolaborasi aktivitas olahraga juga dihadirkan melalui kegiatan bersepeda bersama Jogja Women Cyclists dan 26RUN.

Baca Juga :  Kolaborasi Pasar Wiguna Waras Laras dalam Jogja Cultural Wellness Festival 2025

Di area kreatif, berbagai aktivasi seni turut meramaikan suasana, seperti live sablon, live sketch, hingga sesi doodling bersama komunitas Doodle Indonesia. Sementara itu, komunitas Klub Buku Yogyakarta menghadirkan taman baca dan diskusi buku yang memberikan ruang interaksi yang lebih reflektif bagi para Kawan Pasar.

Kombinasi aktivitas olahraga, seni, dan edukasi ini menjadikan Pasar Wiguna Sukaria sebagai ruang yang inklusif dan dinamis, di mana setiap pengunjung dapat menemukan pengalaman yang sesuai dengan minat mereka.

Gandeng Berbagai Kerabat Karya dari Artisan Lokal Yogyakarta

 Pasar Wiguna Sukaria
Natureline – Pasar Wiguna Sukaria

Selain kolaborasi komunitas, Pasar Wiguna Sukaria juga menggandeng berbagai Kerabat Karya dari pelaku UMKM dan artisan lokal di Yogyakarta. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus mendukung promosi produk lokal.

Sejumlah tenant kuliner yang turut berpartisipasi antara lain Semmanis Madu, Risol Nyah Liem, Croft, Natureline, Sugabumi, Locta Juicery, Frea’s Pattisserie, Dongeng Kopi, Sego Berkat Warisan Simbah, serta Sigma Plus. Beragam pilihan ini menghadirkan variasi produk, mulai dari makanan tradisional hingga olahan modern yang menarik minat pengunjung.

Locta Juicery, Semmanis Madu, Frea's Patisserie - Pasar Wiguna Sukaria
Locta Juicery, Semmanis Madu, Frea’s Patisserie – Pasar Wiguna Sukaria

Tidak hanya menghadirkan produk, para Kerabat Karya juga membawa cerita dan identitas masing-masing brand, sehingga memberikan nilai tambah pada pengalaman berbelanja. Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya stan kuliner dan produk kreatif selama acara berlangsung.

Selain pelaku kuliner, komunitas kreatif seperti CherryPop Festival, Klub Buku Yogyakarta, dan Doodle Indonesia juga menjadi bagian dari Kerabat Karya yang menghadirkan aktivasi berbasis karya dan interaksi langsung dengan pengunjung. Dengan menghadirkan produk lokal dan aktivitas kreatif, Pasar Wiguna Sukaria berhasil menciptakan pengalaman yang tidak hanya menarik, tetapi juga bermakna.

Baca Juga :  Pasar Wiguna Cilpacastra: Road to CRSL Land Festival 2025, Ruang Apresiasi Seni Lintas Disiplin
Wiguna Talks bersama Anjas Wibisana (Kiri) dan Renggo Darsono (Kanan)

Pasar Wiguna juga menggelar sesi Wiguna Talks yang mengundang dua narasumber, yaitu Anjas Wibisana selaku Perancang Pengalaman (@pelesir__) dan Renggo Darsono, sosok di balik Dongeng Kopi. Keduanya hadir untuk memberikan cerita di balik industri musik dan kuliner, khususnya kopi di Yogyakarta saat ini. Tayangan Wiguna Talks dapat disaksikan melalui kanal YouTube Pasar Wiguna.

Ke depannya, Pasar Wiguna diharapkan dapat terus menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat hubungan antar komunitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Yogyakarta.

Nantikan beragam informasi mengenai wisata, budaya, akomodasi, hingga acara yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya dengan mengikuti Instagram @ambarrukmo, YouTube Ambarrukmo, serta website resmi Ambarrukmo.

Share the Post:
OTHER STORIES
Street food malioboro
Street food Malioboro menawarkan kuliner legendaris, jajanan khas, dan suasana malam Jogja yang hidup. Temukan rekomendasi dan
Candi Kalasan
Candi Kalasan adalah candi Buddha tertua di Yogyakarta dengan arsitektur unik Vajrayana. Temukan sejarah, tips kunjungan, dan
Event Jogja 2026

Ada begitu banyak event Mei Jogja 2026 yang menanti untuk dikunjungi. Sepanjang tahun 2026, Yogyakarta memiliki sederet

Itinerary malioboro
Itinerary Malioboro membantu Anda menjelajahi wisata, kuliner, dan belanja dalam satu hari. Temukan rute terbaik dan tips