wiguna waras laras

Kolaborasi Pasar Wiguna Waras Laras dalam Jogja Cultural Wellness Festival 2025

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Wonderful Indonesia meluncurkan program “Wonderful Indonesia Wellness” pada November 2025 dengan tujuan untuk memperkenalkan potensi wisata wellness di Indonesia ke kancah internasional. Program ini diselenggarakan serentak di Yogyakarta dan Surakarta selama November 2025.

Merayakan euforia Wonderful Indonesia Wellness, Pasar Wiguna berkolaborasi bersama Jogja Cultural Wellness Festival 2025 pada pekan kelima mereka, dalam tajuk “Harmony in Wellness”. Rangkaian panjang Jogja Cultural Wellness Festival memiliki tujuan untuk mengangkat kearifan lokal Yogyakarta dalam panggung wellness internasional.

Pada 29-30 November 2025, Pasar Wiguna andil bagian dalam pekan terakhir JCWF 2025 yang berlokasi di ASRAM Edupark, Yogyakarta dengan menghadirkan 20 Kerabat Karya jenama lokal. Pasar Wiguna menghadirkan beberapa Kerabat Karya dari lini industri seperti kriya, kuliner, dan juga produk berkaitan wellness.

Melalui edisi spesialnya “Wiguna Waras Laras”, Pasar Wiguna ingin memperkuat ekosistem pasar artisan lokal di Yogyakarta, lewat keterlibatan berbagai lintas disipliner. Sehingga, menciptakan sebuah pengalaman berbelanja yang lebih inklusif dan beragam.

Pasar Wiguna Waras Laras Gandeng 20+ Kerabat Karya Lokal Yogyakarta

Suasana Wiguna Waras Laras

Acara Wiguna Waras Laras melibatkan 20+ Kerabat Karya yang berasal dari Yogyakarta dan sekitarnya. Kerabat Karya yang berpartisipasi dalam Wiguna Waras Laras antara lain: Mudra, Kenandy, Labuan Donuts, Difabel Zone, GemahRipah, Warunge Dewek, Kueh Cece, Dapoer Datuk, Ecovivo, Arum Sukma Kinasih, Call Me Coffee Roastery, Ramupadu, Livara Craft, Nasi Jajan Madura Barak, Sejatining Roso, Kayuwangi, Perjalanan Berwarna, Croft, Coffee at Home, Rempah Raminten, dan Jejamuran.

Baca Juga :  Pasar Wiguna Merupa: Wana Kelana Anak, Hadirkan Kolaborasi Spesial dengan Wonderful Indonesia

Sejalan dengan misi Jogja Cultural Wellness Festival 2025, momentum ini merupakan sebuah puncak perayaan yang menyatukan keseluruhan tema, merayakan budaya, keberlanjutan, dan wellness kolektif dalam satu harmoni. 

Kunjungan Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti & GKR Bendara

Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) sendiri merupakan bagian program dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, yaitu “Wonderful Indonesia Wellness 2025”, berbarengan juga dengan Royal Surakarta Wellness Festival (RSWF). 

“Harapan kami, mulai hari ini, wellness of Indonesia semakin bergema di panggung dunia dan menjadi sumber kekuatan ekonomi sekaligus kebanggaan masyarakat. Sampai bertemu dalam Wonderful Indonesia Wellness berikutnya dengan semangat yang semakin menyala,” ucap Menurut Menteri Pariwisata Widiyanti pada penutupan rangkaian acara JCWF di ASRAM Edupark, Yogyakarta, Minggu (30-11-2025). Pencapaian positif yang diperoleh pada Jogja Cultural Wellness Festival tahun ini, harapannya akan bisa terus meroket dan diteruskan pada JCWF 2026 mendatang.

Hadirkan Wiguna Temu Dengar, Kolaborasi Spesial dengan VOKS Radio Jogja

wiguna waras laras
Temu Dengar bersama MUDra

Wiguna Waras Laras menghadirkan sebuah sesi interaktif yaitu Temu Dengar yang berkolaborasi bersama VOKS Radio Jogja. Dalam dua hari penyelenggaraan Pasar Wiguna x JCWF, terdapat 4 sesi Temu Dengar bersama Kerabat Karya. 

Di hari pertama, Pasar Wiguna mengundang Septi Setya & Ferdy Kasi’i dua sosok di balik MUDra. MUDra merupakan jenama aksesori asal Yogyakarta yang memiliki produk berupa kalung, gelang, dan juga berbagai produk cinderamata lainnya. Melalui produk yang diluncurkan, MUDra ingin mengajak lebih banyak orang untuk lebih merasakan keanggunan sejati dalam setiap momen.

wiguna waras laras
Temu Dengar bersama Ecovivo Daya Lestari

Sesi kedua dilanjutkan oleh Tri Suhartini— figur di balik Ecovivo Daya Lestari, jenama yang memperkenalkan sampo, sabun, dan berbagai produk perawatan diri ramah lingkungan. Ia menceritakan bahwa seluruh produk yang digunakan menggunakan tanaman & hasil kebun yang ditanam sendiri di area rumahnya. Dari pemilihan bahan hingga kemasan, Ecovivo berkomitmen untuk mengurangi penggunaaan plasti, sehingga bisa lebih selaras dengan alam.

Baca Juga :  Pasar Wiguna Jogja, Ruang Kolaborasi Kerabat Karya dalam Misi Keberlanjutan

Pada hari kedua Wiguna Waras Laras, turut hadir dua Kerabat Karya dari Pasar Wiguna yaitu Perjalanan Berwarna & Temu-Wan. Sesi pertama dibuka bersama Rr. Widya Dhana Kusuma & Annisa Rahma dari Perjalanan Berwarna– komunitas yang berasal dari Purwokerto dengan fokus di edukasi wellness

wiguna temu dengar
Temu Dengar bersama Perjalanan Berwarna

Perjalanan Berwarna menggunakan pendekatan program-program interaktif dengan menggali potensi alam sekitar. Setiap program Perjalanan Berwarna bertujuan untuk mengajak lebih banyak anak muda agar lebih sadar akan kesehatan tubuh (jasmani & rohani), memahami secara utuh dampak dari apa yang dikonsumsi oleh tubuh dan juga pikiran.

pasarf wiguna temu dengar
Temu Dengar bersama Temu-Wan

Sesi Temu Dengar kedua diisi oleh Nanda Anjas Yuliansyah, sosok dibalik Temu-Wan. Anjas merupakan seorang ramuracik yang berfokus pada minuman rempah-rempah khas Nusantara. Temu-Wan memperkenalkan berbagai olahan rempah sekaligus memberikan edukasi mengenai asal usul bahan itu sendiri. Lewat Temu-Wan, ia ingin mengajak lebih banyak mata untuk mengenal keberagaman potensi alam Indonesia dalam rupa tanaman yang berkhasiat untuk tubuh.

Seluruh sesi Temu Dengar dari Pasar Wiguna dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Pasar Wiguna & VOKS Radio Jogja. Nantikan informasi terbaru mengenai Pasar Wiguna melalui Instagram @pasarwiguna dan website resmi pasarwiguna.com

Jangan lewatkan berbagai informasi terkini seputar wisata, budaya, dan event di Jogja bersama Ambarrukmo melalui Instagram @ambarrukmo atau kunjungi website resmi Ambarrukmo.

Share the Post:
OTHER STORIES
pasar wiguna kaping c

Empat tahun tentu bukan waktu yang singkat untuk Pasar Wiguna bertumbuh dan melanjutkan misinya. Sejak pertama kali

gastronomi wellness kementerian pariwisata

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menggelar agenda Familiarization Trip (Famtrip) yang berfokus di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Perayaan ulang tahun Malyabhara Hotel

Malyabhara, sebuah hotel di bawah naungan Ambarrukmo Group dengan konsep hotel bintang tiga yang mengusung budaya Yogyakarta,

museum batik yogyakarta

Yogyakarta, sebagai jantung kebudayaan Jawa, melahirkan warisan adiluhung yang tak lekang oleh waktu, salah satunya adalah batik