Keseruan berKelana Semarang 2024, Ruang Kolaborasi Kuliner, Musik, hingga Berbelanja!

Ambarrukmo sukses menggelar berKelana Semarang pada Minggu, 21 April 2024 di SMA Negeri 1 Semarang. Bertepatan dengan momen car-free day (CFD), ada banyak masyarakat Semarang yang hadir, berpartisipasi, serta merasakan langsung suasana meriah dari berKelana Semarang. Kali ini Ambarrukmo turut menghadirkan Pasar Wiguna serta workshop “Belajar Mbatik Bareng by Setitik”. Semarang menjadi perhentian kedua bagi Ambarrukmo setelah Jakarta pada Desember 2023 lalu. 

Kota dengan julukan “The Port of Java” tersebut memiliki berbagai daya tarik dan juga potensi dari berbagai sisi, sehingga membuat Ambarrukmo memilih Semarang sebagai salah satu tujuannya. Kolaborasi Ambarrukmo dengan SMA Negeri 1 Semarang menjadi bukti bahwa sinergi melestarikan budaya Jawa masih sangat besar di kota ini. Pada kesempatan tersebut, Ambarrukmo turut memperkenalkan dua kekayaan intelektualnya yaitu Kelana Lidah Jawa dan Kelana Swara yang mengajak pengunjung untuk lebih dekat dengan kebudayaan Jawa.

Baca Juga: berKelana Semarang, Melestarikan Budaya dalam Rasa, Cipta, dan Karsa

berKelana Semarang Gaet Anak Muda Semarang untuk Melestarikan Budaya Jawa

berkelana semarang
Temu Dengar bersama Jemi Nikolaus dan Biandi Zamariz

Acara berKelana Semarang dibuka dengan sesi Temu Dengar yang mengambil tema “Berkah Limbah Olah Wastra” bersama Jemi Nikolaus dari Saparo dan Biandi Zamariz dari Seko Upcycle. Sesi ini membahas bagaimana cara memanfaatkan limbah tekstil menjadi produk dengan nilai jual tinggi, melalui proses kreatif. 

Jemi Nikolaus merupakan seseorang dibalik jenama Saparo yang memiliki berbagai produk seperti tas, baju, topi, hingga lukisan yang terbuat dari limbah tekstil tenun. Dalam sesi Temu Dengar, Jemi membahas bagaimana dirinya berhasil menyulap limbah yang ia temukan dalam kehidupan sehari-hari menjadi barang yang bernilai lebih.

berkelana semarang di sma negeri 1 semarang
Kolaborasi Ambarrukmo dengan SMA Negeri 1 Semarang

Begitu juga yang disampaikan oleh Biandi Zamariz, founder Seko Upcycle yang mengubah sampah plastik menjadi berbagai produk fesyen seperti dompet, tas, hingga card holder. Seko Upcycle memiliki misi untuk membawa dampak yang lebih baik pada lingkungan dan juga masyarakat dengan membuktikan bahwa produk daur ulang pun mampu bersaing secara kompetitif di pasaran.

Kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow “Kolaborasi SMA Negeri 1 Semarang dan Ambarrukmo” yang menghadirkan Haris Susanto & Surya Ananta dari Ambarrukmo Group, Mas Gram dari Pasar Wiguna, dan Dr. Kusno, S.Pd, M.Si selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Semarang. Pembahasan tentang bagaimana pelestarian budaya Jawa di tengah gempuran modernisasi.

Ambarrukmo dan SMA Negeri 1 Semarang memiliki satu misi yang sama dalam merawat sejarah yang ada agar tidak hilang tertelan jaman. Sebagai sekolah non-asrama terbesar di Asia Tenggara, SMA Negeri 1 Semarang menjadi saksi bagaimana perubahan kota yang dikenal dengan lumpia-nya tersebut dari era Belanda hingga masa kini.

Hal tersebut sejalan dengan Ambarrukmo yang juga ingin menggaet anak muda di Indonesia untuk mengenal lebih dalam tentang kebudayaan Jawa, khususnya yang ada di Yogyakarta.

Setelahnya, para pengunjung dihibur dengan berbagai penampilan dari siswa-siswi SMA Negeri 1 Semarang yang mempersembahkan Fortes Cheerleaders, Deadline Band, hingga penampilan tari tradisional. 

Setelahnya, para pengunjung dihibur dengan berbagai penampilan dari siswa-siswi SMA Negeri 1 Semarang yang mempersembahkan Fortes Cheerleaders, Deadline Band, hingga penampilan tari tradisional. 

Sense of Taste Experience bersama Chef Laire dalam Kelana Lidah Jawa

kelana lidah jawa
Sense of Taste Experience bersama Chef Laire

Tak berhenti sampai di situ, Ambarrukmo juga mengajak pengunjung yang datang untuk berpartisipasi dalam Memori Rasa – Sense of Taste Experience yang dipandu langsung oleh Chef Laire Siwi Mentari. Ia mengajak beberapa pengunjung untuk melakukan “Blind Test” dengan menebak berbagai bumbu khas masakan nusantara.

Pengunjung yang berpartisipasi pun diberikan penutup mata dan headphone untuk bisa menebak bumbu yang diberikan hanya dengan indra pengecapnya saja. Cara ini menjadi salah satu langkah bagi Chef Laire dalam memperkenalkan berbagai kuliner Jawa yang ia tuangkan dalam buku Kelana Lidah Jawa.

Buku Kelana Lidah Jawa berisi tentang bagaimana sejarah, kisah, dan resep dari masakan-masakan otentik Jawa yang ditulis langsung oleh Chef Laire. Gabungan antara kuliner dan sastra menjadi sebuah bacaan yang sangat seru dan mengajak siapapun akan larut ke dalam perjalanan kuliner yang diinisiasi oleh Ambarrukmo Group tersebut.

Baca Juga: berKelana Jakarta 2023, Sebuah Perjalanan Budaya Imersif yang Mendalam

Nostalgia lewat Musik Populer Era 70-90an dari Kelana Swara dan Penampilan Siswa SMA Negeri 1 Semarang

cheers sma negeri 1 semarang
Penampilan Fortes Cheerleaders

Ambarrukmo menutup rangkaian acara berKelana Semarang dengan menampilkan Kelana Swara yang dibawakan oleh DAAN. Pengunjung diajak untuk kembali bernostalgia dengan berbagai musik populer nusantara di era 70-90an. 

Atmosfir nostalgia ini didukung dengan kehadiran Pasar Wiguna di Semarang untuk pertama kalinya. Pasar Wiguna merupakan eco culture market yang membawa 3 nilai utama yaitu wellness, local, dan less waste. Terdapat banyak tenant lokal Semarang dan Jogja yang turut hadir dalam Pasar Wiguna yang terdiri dari kerajinan hingga kuliner.

Ambarrukmo berharap besar bahwa adanya berKelana Semarang akan memberikan kesan yang tak terlupakan bagi para pengunjung dan juga anak muda yang datang di acara tersebut. Nantikan keseruan berKelana Ambarrukmo di kota-kota selanjutnya dengan mengikuti informasi terbaru dari @ambarrukmo, @gatewayofjava, atau website Ambarrukmo.

Matur nuwun lan ngantos kepanggih malih, Semarang!

Share the Post:

OTHER STORIES

Memilih hotel yang nyaman menjadi hal penting yang harus diperhatikan para traveller sebelum berlibur Jika Jogja menjadi

Yogyakarta merupakan paket lengkap untuk wisatawan yang mencari berbagai tujuan wisata budaya sejarah hingga berbelanja Ada banyak

Kedhaton Ambarrukmo adalah satu dari sekian bangunan bersejarah bagi pemerintahan Yogyakarta yang menyimpan banyak cerita dan jejak

Royal Ambarrukmo Yogyakarta tak hanya menjadi hotel bintang 5 terbaik di Jogja namun dikenal juga sebagai cagar